Beranda » IKIP Siliwangi Berdampak

IKIP Siliwangi Berdampak

IKIP Siliwangi Berdampak

Dari Pendidikan Menjadi Dampak

IKIP Siliwangi mengubah pembelajaran, penelitian, pengabdian, kemitraan, dan pengelolaan kampus menjadi manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dapat dirasakan dan diukur.

Lihat selengkapnya

Mengapa dampak penting

Dampak adalah bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi

IKIP Siliwangi tidak berhenti pada jumlah kegiatan, lulusan, publikasi, atau kemitraan. Setiap program ditelusuri untuk memahami siapa yang menerima manfaat, perubahan apa yang terjadi, dan seberapa jauh kontribusi institusi dapat dibuktikan.

Berbasis di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat, IKIP Siliwangi menghubungkan pendidikan, penelitian, pengabdian, teknologi, dan kewirausahaan untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan pendidikan di tingkat nasional dan global.

Cakupan laporan Periode 2025
3 dimensi dampak
4 metode analisis
2025 tahun pelaporan

Laporan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif untuk membaca dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Berakar di Cimahi

Unggul dan berdaya saing global

1986awal perjalanan institusi
13program studi
2lokasi kampus
2037visi berdaya saing global

Dampak dalam angka

Capaian utama sepanjang 2025

Angka berikut dirangkum dari Laporan Dampak Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan IKIP Siliwangi Tahun 2025.

01 0

Produk Riset

Hasil riset yang telah dimanfaatkan oleh sekolah, UMKM, pemerintah, dan masyarakat.

02 0

Desa dan Sekolah Mitra

Lokasi pelaksanaan pengabdian berbasis riset dan keilmuan program studi.

04 0

Spin-off dan Startup

Entitas kewirausahaan yang masih aktif dan berkelanjutan.

05 0

Fasilitas Pengelolaan Limbah

Produk daur ulang dan fasilitas pengolahan sampah yang tersedia.

06 0

Program Restorasi

Program rehabilitasi dan restorasi lingkungan kampus.

Tiga pilar utama

Dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan

Setiap pilar memuat hasil terukur, cerita program, dan area pengembangan yang perlu dipantau secara berkelanjutan.

Memperluas akses

Memperkuat manusia dan masyarakat

IKIP Siliwangi menghadirkan layanan pendidikan, pendidikan profesi guru, bantuan biaya pendidikan, pengembangan kompetensi, dan pengabdian kepada masyarakat untuk memperluas manfaat pendidikan bermutu.

14,63% proporsi lulusan kelompok afirmasi yang bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan studi dalam satu tahun
  • 90,1% hasil riset dilaporkan telah dimanfaatkan secara nyata
  • 30 desa dan sekolah menjadi mitra pengabdian berbasis riset
  • 188 instansi publik menerima pendampingan pada 2025
Program unggulanGISMA

Cerita dampak unggulan

GISMA menghubungkan riset dengan kebutuhan masyarakat

Gerakan IKIP Siliwangi Mengabdi merupakan gabungan KKN dan PPL berbasis riset serta keilmuan program studi yang menjangkau desa dan sekolah mitra.

90produk hasil riset
30desa dan sekolah mitra
Rp1,23miliar dana program pengabdian
KKN + PPLpengalaman lapangan terpadu
Risetbasis pemecahan masalah
Literasipenguatan digital masyarakat

Program ini memperkuat literasi digital, partisipasi masyarakat, dan kohesi sosial. Secara lebih luas, IKIP Siliwangi juga mendampingi 188 instansi publik selama 2025.

Pengetahuan untuk pembangunan

Riset yang memberi manfaat nyata

Hasil riset dimanfaatkan dalam bentuk teknologi tepat guna, produk, model pemberdayaan, aplikasi digital, pedoman kebijakan, bahan ajar, serta metode pelatihan.

90hasil riset dimanfaatkan
8jenis produk inovasi
90,1%tingkat pemanfaatan dalam ringkasan laporan

Pemanfaatan terbesar terdapat pada bahan ajar, modul, metode pelatihan, model pemberdayaan, prosedur, dan pedoman kebijakan.

Teknologi tepat guna 70%

Dimanfaatkan satuan pendidikan

Bahan ajar dan modul 100%

Dimanfaatkan satuan pendidikan

Pedoman kebijakan

Seluruh rekomendasi dan pedoman yang dicatat dalam laporan telah dimanfaatkan instansi pemerintah.

Fondasi pendukung

Mutu sebagai fondasi dampak

Akreditasi, sertifikasi, audit, dan sistem penjaminan mutu bukan dampak langsung. Semuanya menjadi kapasitas kelembagaan yang menjaga konsistensi layanan pendidikan.

Akreditasi Institusi Unggul

Pengakuan BAN-PT melalui SK Nomor 2856/SK/BAN-PT/SURV-BDG/AKRED/PT/X/2025.

13 Program Studi

Layanan pendidikan pada jenjang sarjana, magister, dan profesi.

Penjaminan Mutu Internal

Sistem mutu yang menjaga konsistensi layanan akademik dan tata kelola.

Program Studi Unggul

Penguatan mutu akademik pada program studi sarjana, magister, dan profesi.

Arah strategis

Arah pengembangan berkelanjutan

Capaian tahun 2025 menjadi dasar untuk memperluas manfaat, memperkuat tata kelola, dan menjaga keberlanjutan program.

Arah 1

Pendidikan inklusif

Memperluas literasi digital dan akses pendidikan bagi kelompok afirmasi.

Arah 2

Inkubator bisnis pendidikan

Mengembangkan inkubator bisnis berbasis teknologi pendidikan.

Arah 3

Energi dan ruang hijau

Meningkatkan investasi energi terbarukan serta ruang hijau kampus.

Arah 4
Penguatan 2026

Pemantauan digital

Memperkuat sistem pemantauan dampak yang terintegrasi dan terukur.

Arah 5

Evaluasi berbasis SDGs

Menyusun sistem evaluasi dampak yang selaras dengan SDGs dan kebijakan pendidikan tinggi.

Data dan metode

Metodologi pelaporan dampak

Laporan disusun melalui rantai hasil yang membedakan sumber daya, pelaksanaan program, keluaran, perubahan yang terjadi, dan dampak jangka panjang.

01

Sumber daya

Dosen, mahasiswa, fasilitas, anggaran, dan dukungan mitra.

02

Kegiatan

Pelatihan, pembelajaran, penelitian, praktik, dan pendampingan.

03

Keluaran

Peserta, produk, publikasi, layanan, dan hasil langsung kegiatan.

04

Hasil

Perubahan pengetahuan, keterampilan, perilaku, dan pemanfaatan hasil.

05

Dampak

Perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang lebih luas serta berkelanjutan.

Data internal institusi, data pemerintah, survei dan tracer study, literatur ilmiah, serta basis data BPS, OECD, World Bank, dan Scopus.

Kolaborasi untuk dampak

Kolaborasi memperluas dampak

IKIP Siliwangi membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat untuk memperluas manfaat pendidikan, riset, pemberdayaan, serta keberlanjutan lingkungan.

Scroll to Top