Bandung, 17 Juni 2026 – IKIP Siliwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi nasional dengan menjadi tuan rumah kegiatan Penguatan Praktik Baik Penyusunan Laporan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada Tingkat LLDIKTI, yang diselenggarakan bekerja sama dengan Kasubdit Penjaminan Mutu Belmawa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten.
Kegiatan yang berlangsung pada 17–19 Juni 2026 ini menghadirkan perwakilan dari seluruh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I hingga XVIII di Indonesia. Forum nasional tersebut menjadi wadah strategis untuk berbagi pengalaman, praktik baik, serta menyusun penguatan pelaporan SPMI yang lebih efektif dan terstandar guna mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Acara dibuka secara resmi melalui sambutan dari Rektor IKIP Siliwangi, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, dan Kasubdit Penjaminan Mutu Belmawa Kemendiktisaintek. Dalam sambutannya, Rektor IKIP Siliwangi menegaskan bahwa budaya mutu merupakan fondasi utama dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Sebagai institusi pendidikan tinggi yang memiliki visi menghasilkan lulusan unggul, inovatif, dan berkarakter, IKIP Siliwangi memandang penguatan sistem penjaminan mutu sebagai bagian penting dalam memastikan seluruh proses akademik dan nonakademik berjalan sesuai standar mutu yang ditetapkan. Oleh karena itu, keterlibatan IKIP Siliwangi sebagai tuan rumah forum nasional ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung transformasi mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendiskusikan berbagai praktik baik penyusunan laporan SPMI di masing-masing wilayah LLDIKTI. Hasil diskusi tersebut akan menjadi bahan dokumentasi nasional yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi dalam pembinaan dan peningkatan kualitas pelaporan SPMI di seluruh Indonesia. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pemaparan pedoman teknis pelaporan dan verifikasi SPMI, diskusi terbuka bersama tim Kemendiktisaintek, serta penyampaian hasil praktik baik dari setiap wilayah LLDIKTI.
Kegiatan ini selaras dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat melalui kontribusi IKIP Siliwangi dalam mendukung pengembangan tata kelola dan penjaminan mutu pendidikan tinggi nasional. Kehadiran para pemangku kepentingan dari berbagai wilayah juga menjadi sarana penguatan jejaring akademik dan kolaborasi antarlembaga dalam mewujudkan ekosistem pendidikan tinggi yang berkualitas.
Dari perspektif Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, kegiatan ini turut mendukung penguatan tata kelola institusi, peningkatan kualitas layanan pendidikan, serta pengembangan kemitraan strategis dengan kementerian dan lembaga pendidikan tinggi di tingkat nasional. Keterlibatan aktif IKIP Siliwangi dalam penyelenggaraan forum nasional ini menunjukkan kapasitas institusi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong implementasi budaya mutu yang berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan forum nasional ini, IKIP Siliwangi tidak hanya berperan sebagai tuan rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kolektif dalam membangun sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi yang semakin kuat, akuntabel, dan berdampak bagi peningkatan kualitas perguruan tinggi di Indonesia. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, IKIP Siliwangi terus berkomitmen mengambil peran aktif dalam mendukung agenda transformasi pendidikan tinggi menuju Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.








