Beranda » Berita » Deep Learning dan Transformative Learning: Memperbarui Wajah Pendidikan di IKIP Siliwangi

Deep Learning dan Transformative Learning: Memperbarui Wajah Pendidikan di IKIP Siliwangi

Cimahi, 17 Maret 2025 – Bertempat di Meeting Room C6, para dosen dari seluruh program studi berkumpul untuk mendalami konsep Deep Learning dan Transformative Learning, dua pendekatan yang saat ini menjadi fokus dalam kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Acara ini dipimpin oleh Prof. Dr. Hj. Euis Eti Rohaeti, M.Pd., yang menjelaskan urgensi dan implementasi dua pendekatan tersebut dalam sistem pendidikan tinggi.

Dalam paparannya, Prof. Euis menegaskan bahwa kebijakan ini hadir untuk meningkatkan mutu pembelajaran dengan menitikberatkan pada pemahaman mendalam, relevansi materi, dan pengalaman belajar yang bermakna. “Deep Learning tidak sekadar menuntut mahasiswa untuk menghafal materi, tetapi mendorongnya memahami konsep secara menyeluruh melalui pendekatan seperti Project-Based Learning dan Flipped Classroom,” jelasnya.

Di sisi lain, Transformative Learning membentuk pola pikir mahasiswa agar lebih reflektif, kritis, dan memiliki pemahaman baru yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Pendekatan ini menuntut pendidik untuk mendorong refleksi kritis dan diskusi mendalam, sehingga mahasiswa tidak hanya menerima ilmu, tetapi juga mengalami transformasi dalam cara berpikir dan bertindak.

Acara ini tidak hanya bersifat satu arah, tetapi juga diisi dengan diskusi interaktif. Para dosen aktif memberikan pandangan dan bertukar gagasan mengenai tantangan dan peluang dalam menerapkan kedua pendekatan ini di kelas. Salah satu isu yang diangkat adalah stigma bahwa lulusan pendidikan akan kesulitan mendapatkan pekerjaan di era digital. Menanggapi hal ini, Prof. Euis menekankan bahwa IKIP Siliwangi telah membekali setiap program studi dengan kekhasan profil lulusan berbasis entrepreneurship, sehingga mahasiswa memiliki fleksibilitas dalam memasuki dunia kerja.

Dengan adanya sosialisasi ini, para dosen semakin memahami dan mengadopsi konsep Deep Learning dan Transformative Learning dalam pembelajaran para mahasiswa. Selain meningkatkan kualitas pendidikan, pendekatan ini juga bertujuan untuk membentuk generasi pendidik yang inovatif, reflektif, dan siap menghadapi tantangan global.

Scroll to Top