Beranda » News » Pentingnya Peran Pendidik dalam Bela Negara: IKIP Siliwangi Gelar Kuliah Umum Bela Negara

Pentingnya Peran Pendidik dalam Bela Negara: IKIP Siliwangi Gelar Kuliah Umum Bela Negara

Cimahi, 30 Agustus 2025 – Bertempat di Aula Graha Pancha Bakti, Kegiatan Kuliah Umum Bela Negara dihadiri oleh seluruh mahasiswa angkatan 2024 dan 2023, yang dibagi dalam dua sesi. Acara diawali dengan pembacaan doa pembuka dan sambutan dari Rektor IKIP Siliwangi yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Prof. Dr. Wahyu Hidayat, M. Pd..

Acara kemudian dilanjutkan dengan paparan materi utama berjudul “Tataran Dasar Nilai-nilai Bela Negara Dalam Sudut Pandang Pendidikan”. Materi ini disampaikan oleh narasumber, Kolonel Inf. Adang Suherlan, S. Sos., Kasubdit Lingdik Belneg Ditjen Pothan Kemhan RI

Dalam paparannya, Kolonel Adang Suherlan menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya nasional yang besar untuk pertahanan negara. Luas wilayahnya mencapai 5.193.250 km², dengan jumlah penduduk 281.603.008 jiwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2024.

Ia juga menyoroti dinamika lingkungan strategis di berbagai tingkatan. Secara global, terdapat persaingan kekuatan besar dan konflik seperti perang Rusia vs Ukraina. Di tingkat regional, ada konflik seperti Thailand vs Kamboja dan isu transnational crime. Sedangkan di tingkat nasional, ancaman yang dihadapi antara lain radikalisme, separatisme dan bencana alam.

Kolonel Adang menjelaskan konsep Bela Negara sebagai tekad, sikap dan perilaku warga negara. Hal ini tidak sama dengan wajib militer, melainkan upaya menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Ada lima nilai dasar Bela Negara yang mencakup nasionalisme, patriotisme, dan kesiapan. Nilai-nilai tersebut adalah cinta tanah air , sadar berbangsa dan bernegara , setia pada Pancasila sebagai ideologi negara , rela berkorban untuk bangsa dan negara , serta memiliki kemampuan awal bela negara.

Sesi tanya jawab juga menekankan peran penting calon pendidik dalam menanamkan nilai-nilai ini. Guru diharapkan menjadi teladan dan mengintegrasikan Bela Negara melalui kurikulum dan kegiatan praktis. Sesi kedua Kuliah Umum Bela Negara dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Hj. Wikanengsih, M. Pd..

Kuliah umum ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang bangga terhadap identitas bangsa, memiliki nasionalisme dan patriotisme, serta berkarakter tangguh untuk menghadapi tantangan global menuju Indonesia Emas 2045.

Scroll to Top