Rapat Kerja IKIP Siliwangi 2019, Investasi Terbesar dalam Peradaban adalah Pendidikan

Jumat, 6 Desember 2019

IKIP Siliwangi sebagai salah satu Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan di Indonesia, kembali merumuskan berbagai program kerja, terutama tridharma perguruan tinggi yang berkaitan dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi di IKIP Siliwangi. Pada acara yang digelar tanggal 3-5 Desember 2019 di Hotel Puri Denpasar Jakarta, dihadiri oleh Rektor IKIP Siliwangi, Prof. Dr. H. Heris Hendriana, M.Pd. dan para wakil rektor, dekan, kaprodi, kepala lembaga dan UPT dan Badan Pelaksana Harian (BPH) Yayasan Kartika Jaya IKIP Siliwangi. Untuk acara rapat kerja kali ini, IKIP Siliwangi mendapatkan kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus merumuskan agenda kerja bersama dengan Ibu Ketua Dewan Pembina Yayaysan Kartika Jaya (YKJ), Ny. Diah Ewriany Perkasa (Istri dari KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa), Anggota Dewan Pembina, Ny. Dewi Susanti, Ketua Yayasan Kartika Jaya, Ny. Ana Juniani dan pengurus Yayasan Kartika Jaya Pusat.

Dalam sambutannya, ketua Dewan Pembina Yayasan kartika jaya, menyampaikan beberapa pokok penting terkait dengan pengembangan IKIP Siliwangi ke depan, terutama dalam pengembangan manajemen yang bertujuan untuk memantapkan kualitas layanan pendidikan tinggi di IKIP Siliwangi. Pada hari kedua Rapat Kerja, hadir pula Kepala L2DIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten yang memberikan arahan terkait, capaian-capaian dan prestasi kerja IKIP Siliwangi yang dinilai mampu secara cepat untuk mengadaptasi dan mengadopsi berbagai perubahan kebijakan pemerintah tentang pendidikan tinggi. Namun, kemampuan tersebut juga akan dihadapkan pada tantangan sekaligus kesempatan yakni perubahan masyarakat dan tempo pembaruan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga beliau menekankan pada sinergisitas antara Yayasan sebagai lembaga yang menaungi IKIP Siliwangi juga pihak manajemen organisasi IKIP Siliwangi untuk selalu saling membangun dan melengkapi, sehingga mampu menjadi perguruan tinggi yang unggul di masa yang akan datang, karena pendidikan adalah investasi dalam membangun peradaban manusia di masa depan.